Penting! 10 Mitos Kehamilan yang Harus Anda Ketahui

Penting! 10 Mitos Kehamilan yang Harus Anda Ketahui - Kehamilan adalah fase emas dari kehidupan seorang wanita. Namun, segera setelah Anda mengumumkan kehamilan kepada orang tersayang dan orang-orang terdekat, Anda akan dibombardir dengan sejumlah besar nasihat terkait dengan mitos-mitos mengenai kehamilan.
Penting! Ini 10 Mitos Kehamilan yang Harus Anda Ketahui
Selain itu, buku, majalah, program TV, dan Internet penuh dengan saran. Mengingat saran yang berlebihan, orang bertanya-tanya apa yang harus diikuti dan apa yang harus diabaikan. Anda tidak dapat mengikuti saran secara membuta, karena dapat memengaruhi kesehatan Anda dan juga bayi Anda. Beberapa teori dapat membantu, sementara beberapa bisa berbahaya.

Penting untuk mengetahui fakta-fakta nyata di balik mitos kehamilan yang biasa orang ketahui. Selain itu, selalu ingat bahwa setiap kehamilan berbeda, jadi ikuti saran dokter Anda.

10 Mitos Kehamilan yang Harus Anda Ketahui

Mitos#1: Makan untuk Dua Orang

Wanita hamil sering percaya bahwa mereka harus makan lebih banyak selama kehamilan karena, "Anda makan untuk dua orang."

Fakta: Ini tidak sepenuhnya benar. Selama kehamilan, seorang wanita hanya perlu fokus pada makan makanan yang sehat dan bergizi tinggi. Seorang wanita hamil hanya membutuhkan sekitar 300 kalori tambahan per hari.

Jika Anda makan untuk dua orang, Anda akan mendapatkan berat badan yang tidak sehat, yang akan meningkatkan risiko diabetes gestasional, sakit punggung, tekanan darah tinggi dan berpotensi memerlukan kelahiran caesar karena bayi Anda sangat besar.

Selain itu, penambahan berat badan ekstra meningkatkan risiko bayi Anda memiliki IQ rendah, gangguan makan dan psikosis.

Makan sehat dengan memasukkan protein berkualitas tinggi (telur, daging, ikan, kacang dan kacang-kacangan), banyak sayuran hijau, buah-buahan dan karbohidrat (tidak dimurnikan) dalam diet Anda.

Mitos#2: Menahan diri dari Latihan

Apakah boleh berolahraga saat hamil? Itu adalah pertanyaan kebanyakan wanita yang sedang hamil. Anda mungkin mendengar bahwa wanita hamil harus menghindari olahraga dan beristirahat semaksimal mungkin selama sembilan bulan.

Fakta: Ini tidak benar. Bahkan para dokter meminta wanita hamil untuk secara teratur menikmati jalan-jalan sebentar, berolahraga ringan dan melakukan pekerjaan rumah ringan. Namun, memang benar bahwa Anda harus menghindari aktivitas atau latihan yang sangat ketat.

Wanita yang tetap aktif selama kehamilan cenderung memiliki persalinan lebih pendek, lebih sedikit kemungkinan depresi pascamelahirkan dan tidur lebih baik daripada mereka yang tidak. Selain itu, berolahraga saat Anda sedang hamil akan menjaga tubuh tetap bugar dan membantu Anda mendapatkan kembali bentuk prahamil Anda lebih cepat setelah melahirkan.

Sebuah studi 2017 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association melaporkan bahwa latihan fisik selama kehamilan menawarkan manfaat fisiologis utama bagi ibu dan bayi.

Berjalan, berenang, aerobik low-impact dan bersepeda pada sepeda stasioner adalah beberapa latihan yang baik untuk wanita hamil. Selalu lakukan pemanasan, peregangan, dan pendinginan sebelum dan sesudah sesi latihan.

Tidak peduli apa pun, hindari segala jenis olahraga yang intens.

Mitos #3: Sakit Punggung tidak Dapat Dihindari

Kehamilan berarti Anda harus menderita sakit punggung dan rasa sakit lainnya.

Fakta: Sakit punggung adalah keluhan yang sering terjadi selama kehamilan, tetapi itu bukan apa-apa yang tidak dapat Anda obati atau cegah.

Punggung bawah Anda mungkin sakit selama kehamilan karena kenaikan berat badan, perubahan postur dan otot-otot rileks. Tapi itu dapat dengan mudah diminimalkan jika Anda mempertahankan postur yang benar dengan menjaga tulang belakang Anda tetap lurus. Hindari melengkungkan punggung Anda dengan menarik bahu Anda..

Olahraga juga dapat membantu mencegah dan meredakan nyeri punggung. Sebuah studi 2016 yang diterbitkan di Physiotherapy melaporkan bahwa olahraga adalah pengobatan yang efektif untuk menangani nyeri punggung bawah yang berhubungan dengan kehamilan.

Lakukan latihan dasar panggul untuk meregangkan otot punggung Anda  Juga, hindari mengenakan sepatu hak tinggi dan mengangkat benda berat.

Mitos # 4: Jangan Simpan Kucing di Rumah

Banyak yang mengatakan bahwa Anda harus menjauh dari kucing peliharaan Anda selama kehamilan.

Fakta: Lagi-lagi hanya mitos bahwa Anda tidak bisa memelihara kucing sebagai hewan peliharaan saat Anda hamil. Kucing adalah hewan peliharaan yang indah dan kegiatan lucu mereka dapat membantu mengurangi stres dan membawa senyum ke wajah Anda.

Jika Anda memiliki kucing di rumah, ada satu hal yang perlu Anda ingat. Anda tidak boleh membersihkan kotak pasir kucing selama kehamilan, karena risiko toksoplasmosis dari kotoran kucing yang dipenuhi jutaan parasit.

Toksoplasmosis dapat meningkatkan risiko keguguran. Infeksi bahkan dapat menyebabkan cacat pada janin yang sedang berkembang.

Jadi, minta pasangan Anda atau teman untuk membersihkan kotak pasir, dan Anda hanya menikmati kucing peliharaan Anda. Juga, setelah bermain dengan teman berbulu Anda, cuci tangan Anda.

Mitos # 5: Jangan Mandi Air Panas/Hangat

Banyak orang menyarankan wanita hamil untuk tidak mandi air hangat seperti yang mungkin Anda nikmati sebelum Anda hamil.

Fakta: Mandi air hangat selama lima menit bukanlah masalah, tetapi mandi air panas yang lama adalah sesuatu yang harus Anda hindari selama kehamilan.

American College of Obstetricians and Gynecologists menyatakan bahwa air terlalu panas dalam bak mandi tidak dianjurkan selama kehamilan. Faktanya, wanita hamil tidak boleh membiarkan suhu tubuh inti mereka naik di atas 102,2 derajat Fahrenheit.

Duduk di pemandian air panas dalam waktu lama dapat menyebabkan suhu tubuh Anda naik. Ini pada gilirannya meningkatkan risiko cacat tabung saraf, seperti spina bifida. Panas juga bisa menurunkan tekanan darah Anda terlalu banyak.

Selain itu, terlalu lama berada di air panas dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan pusing.

Mitos # 6: Minuman Sesekali Baik-Baik Saja

Sudahkah Anda diberi tahu bahwa boleh saja minum anggur sesekali selama kehamilan?

Fakta: Wanita hamil tidak boleh minum (minuman beralkohol) sama sekali. Bahkan, saat hamil, Anda bahkan tidak boleh menikmati beberapa teguk saat bersulang sampanye atau sesekali minum anggur.

Beberapa penelitian telah menghubungkan minum selama kehamilan dengan peningkatan risiko gangguan fetal alcohol spectrum . Juga, menempatkan bayi Anda pada peningkatan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) dan gangguan attention-deficit / hyperactivity (ADHD).

Centers for Disease Control and Prevention and the American College of Obstetricians and Gynecologists mengatakan bahwa wanita hamil harus sepenuhnya menghindari alkohol selama kehamilan.

Setiap jumlah alkohol setiap saat selama kehamilan dapat membahayakan perkembangan otak dan organ lain bayi. Jadi, jangan minum sama sekali.

Mitos # 7: Bentuk Perut Menentukan Kelamin Si Bayi

Salah satu mitos paling umum yang mengelilingi kehamilan adalah bentuk perut wanita dan apa artinya. Dikatakan bahwa ketika seorang wanita memilik perut besar, itu menunjukkan dia memiliki bayi perempuan. Sebaliknya, jika ia memiliki perut kecil, itu laki-laki.

Fakta: Sekali lagi, tidak ada dasar ilmiah untuk asumsi ini. Bentuk dan ukuran perut hamil tergantung pada beberapa faktor lain, seperti bentuk rahim Anda, jenis tubuh unik Anda dan otot perut Anda.

Juga, posisi janin, postur dan jumlah lemak yang tersimpan di sekitar perut menentukan bentuk perut hamil Anda.

Jika Anda ingin mengetahui jenis kelamin bayi Anda yang belum lahir, dokter Anda dapat memberi tahu Anda segera setelah Anda cukup jauh dalam kehamilan Anda.

Mitos # 8: Denyut Jantung Janin Mengindikasikan Jenis Kelamin Bayi

Mitos universal lainnya tentang gender berkisar pada detak jantung bayi Anda. Dipercaya bahwa jika detak jantung bayi cepat, itu berarti bayi perempuan, sementara detak jantung yang lambat berarti bayi laki-laki.

Fakta: Sekali lagi, tidak ada penjelasan ilmiah di balik gagasan yang sangat populer ini. Denyut jantung janin berubah sepanjang kehamilan dan tergantung pada kesehatan dan usia janin yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Fetal Diagnosis and Therapy yang menganalisis denyut jantung selama trimester pertama menemukan bahwa bertentangan dengan keyakinan yang umumnya dipegang oleh banyak wanita hamil dan keluarga mereka, tidak ada perbedaan yang signifikan antara detak jantung janin laki-laki dan perempuan.

Mitos # 9: Mulas Berarti Bayi Anda Akan Memiliki Banyak Rambut

Anda mungkin telah membaca bahwa wanita hamil yang mengalami sakit maag akan memiliki bayi yang memiliki banyak rambut di kepala mereka setelah lahir.

Fakta: Mungkin ada beberapa kebenaran pada keyakinan populer ini. Heartburn adalah gejala kehamilan yang umum dan disebabkan oleh refluks asam. Makan makanan pedas seringkali dapat menyebabkan sakit maag.

Secara ilmiah, sakit maag tidak ada hubungannya dengan rambut bayi Anda. Namun, menurut sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Birth, ada korelasi antara tingkat keparahan perut mulas wanita hamil dan jumlah rambut bayinya sejak lahir. Para peneliti menunjukkan bahwa hormon yang sama yang menyebabkan sakit maag juga dapat membantu dalam modulasi pertumbuhan rambut janin.

Namun, juga benar bahwa wanita yang banyak menderita sakit maag telah melahirkan bayi botak.

Mitos # 10: Mengidam Makanan Asin Berarti Itu Laki-laki & Manis Berarti Seorang Perempuan

Menurut beberapa orang, mengidam makanan asin mengindikasikan anak laki-laki, sedangkan keinginan ngemil yang manis mengindikasikan bayi perempuan.

Fakta: Tidak ada penelitian ilmiah yang mendukung teori bahwa mengidam makanan tertentu memiliki korelasi dengan jenis kelamin bayi.

Mengidam selama kehamilan mengacu pada dorongan kuat untuk memakan makanan tertentu. Tetapi masih belum diketahui mengapa wanita hamil mendapatkan dorongan untuk rasa tertentu, tekstur atau kombinasi rasa.

Beberapa ahli percaya bahwa itu bisa disebabkan oleh hormon yang berubah dengan cepat di tubuh wanita hamil. Ini juga bisa terjadi karena kerja ekstra yang dilakukan tubuh Anda untuk mendukung kehidupan baru yang tumbuh di dalam rahim Anda.

Mengidam tidak dapat memprediksi jenis kelamin bayi yang belum lahir, tetapi Anda dapat menikmati prediksi jenis mitos ini hanya untuk bersenang-senang.

Demikianlah 10 Mitos Kehamilan yang Harus Anda Ketahui. Semoga artikel ini bermanfaat.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search